A.
LANDASAN
TEORI
Pemahaman
individu merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh konselor berupa pengumpulan
data, analisis data, penafsiran hasil analisis, dan penarikan keimpulan tentang
diri individu untuk kepentingan layanan Bimbingan dan Konseling.
Salah
satu hal yang penting dalam bimbingan dan konseling ialah memahami individu
secara keseluruhan baik masalah yang dihadapi maupun latar belakangnya. Dengan
demikian individu akan memperoleh bantuan yang tepat dan terarah. Dengan kata
lain perlunya pemahaman individu dalam layanan bimbingan dan konseling adalah
agar individu memperoleh bantuan yang sesuai dengan kemampuan dan potensinya
agar apa yang diharapkannya dapat tercapai (artinya individu dapat mencapai
penyesuaian diri dengan dirinya sendiri, lingkungan keluarga, sekolah dan
masyarakat).
Cara-cara
yang digunakan untuk memahami individu tersebut mencakup observasi, interview,
skala psikologis, daftar cek, inventory, tes proyeksi, dan beberapa macam tes.
Pemahaman atau penilaian itu dimaksudkan untuk kepentingan pemberian bantuan
bagi pengembangan potensi yang ada padanya (developmental) dan atau
penyelesaian masalah-masalah yang dihadapinya (klinis). Dalam melakukan asesmen
itu, lazim digunakan berbagai instrumen yang bisa dikelompokkan menjadi dua,
yaitu dengan cara tes dan non-tes.
B.
IDENTIFIKASI
KLIEN
Nama
klien ini berinisial hurup (BA) dia berasal dari Alamat Cilacap dia adalah Mahasiswa di IAIN Purwokerto saat
ini dia sedang menempuh di semester 6 dan berada di salah satu jurusan yang ada
di IAIN Purwokerto. Masalah yang di alami klien ini adalah dia setelah PPL yang
di adakan oleh IAIN Purwokerto dia kemudian langsung kerja di tempat ia PPL dan
mendapat upah yang lumayan bisa mencukupi. Akan tetapi yang di alami oleh klien
ini adalah proses perkuliahan jadi terganggu karna dia kini sudah memiliki
tuntutan untuk bekerja layaknya sebagai karyawan yang profesional.
Sehingga
dia jadi sering tidak berangkat kuliah padahal dia sekarang sudah semester 6
dan itu adalah dimana dia harus fokus kepada preoses penyelsaian akhir
perkuliahan di IAIN Purwokerto.
Klien
ini bingung karna dia tidak mau kehilangan perkerjaan nya dan tidak mau juga
kuliah nya tgerganggu karna menurut klien keduanya itu sangatlah berguna untuk
dirinya. Sehingga pada saat ini dia lebih sering nya meninggalkan perkuliahan
dan fokus ke perkerjaan nya.
C.
METODE
PENGUMPULAN DATA
Dalam
mengumpulkan data keterangan klien, konsleor menggunakan metode pengumpulan
data melalui wawancara dan observasi.
a.
Wawancara
Menurut
pengertiannya wawancara adalah Tekhnik pengumpulan data atau informasi dari
“informan” dan atau “Responden” yang sudah di tetapkan, di lakukan dengan cara
”Tanya jawab sepihak tetapi sistematis” atas dasar tujuan penelitian yang hendak
di capai.
Tujuan
wawancara.
Ada
berbagai tujuan yang dapat dicapai dalam wawancara yaitu :
1. Menciptakan
hubungan baik diantara dua pihak yang terlibat ( subyek wawancara dan
pewawancara ). Pertemuan itu harus bebas dari segala kecemasan dan ketakutan
sehingga memungkinkan subyek wawancara menyatakan sikap dan perasaan dengan
bebas, tanpa mekanisme pertahanan diri yang kadang-kadang menghambat
pernyataannya.
2. Meredakan
ketegangan yang terdapat dalam subyek wawancara. Oleh karena subyek wawancara
pada umumnya membawa berbagai ketegangan emosi ke dalam pertemuan dalam
wawancara itu, maka kedua belah pihak harus berusaha meredakan ketegangan di
dalam dirinya.
3. Menyediakan
informasi yang dibutuhkan. Dalam wawancara kedua belah pihak akan mendapat
kesempatan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkannya.
4. Mendorong
kearah pemahaman diri pada pihak subyek wawancara. Hampir semua subyek
wawancara menginginkan pemahaman diri yang lebih baik, dan pada dasarnya
memiliki kesanggupan dan bakat yang seringkali tidak dapat berkembangdengan
sempurna . Dengan wawancara subyek wawancara akan lebih memahami dirinya.
5. Mendorong
ke arah penyusunan kegiatan yang konstruktif pada subyek wawancara
D.
KESIMPULAN
Adapun kesimpulan setelah klien
menceritakan semua permasalahannya baik dari keluarga dari berbagai espek
diantaranya adalah ekonomi. Ternyata klien berasal dari keluarga yang biasa
saja. Maksudnya adalah penghasilan dari kedua orang tua nya bisa di katakan
sangat pas. Karna orang tua nya harus membiayai ke dua anak nya juga. Sehingga
klien ini merasakan biaya yang kurang untuk hidup di purwokerto.
Sehingga
klien ketika mendapatkan pekerjaan merasa sangat senang dan tidak mau
meninggalkan pekerjaan nya. Akan tetapi klien juga merasakan bahwasannya hidup
di zaman sekarang ketika tidak memiliki gelar seperti tidak bias di hormati.
Sehingga klien harus menyelsaikan kuliah nya di IAIN Purwokerto dan klien harus
bisa memilih antara memilih antara kerja atau menyelsaikan perkuliahan.
Dan
hasil akhir dari permasalahan klien ini adalah klien memilih untuk mneruskan
perkuliahan dan berhenti kerja karna setelah kuliah selsai dia bisa mencari
pekerjaan yang baru.
E.
LAMPIRAN
1. Percakapan
konsleor dan Klien tanggal 15 Mei 2015
Klien : “Assalamungalaikum”, “ Selamat Siang, maaf mengganggu waktunya
mas”.
Kon :
“ Walaikumsalam”, O,iya tidak apa-apa. silahkan duduk”.
Klien : “ Terima kasih ”.
Kon :
“ Melihat dari raut wajah saudara, sepertinya ada masalah yang perlu kita
bahas”.
Klien : “ Ya, mas betul, saat ini saya sedang menghadapi banyak sekali
permasalahan yang sulit bagi saya”.
Kon :
“ Apakah kiranya permasalahan tersebut, dapatkah saudara menceritakannya kepada
saya”.
Klien : “ Tentu saja, begini... Setelah PKL di sebuah lembaga, saya sekarang
bekerja di sebuah lembaga tersebut, dan sekarang saya sudah mendapatkan gajih
perbulan dari hasil saya bekerja. Namun saya bingung karna kuliah saya jadi
terganggu. Dan saya ngga mau kehilangan keduanya. Apa yang harus saya lakukan mas”?
Kon :
“ Mengenai hal itu,,” apakah orang tua saudara dan diri anda sendiri bertanya
apakah tidak ingin menyelsaikan perkuliahanya ?
Klien
:“ketika saya pulang kerja dan sedang menyendiri terkadang saya selalu
berfikiran kesitu, tugas saya sebagai mahasiswa”.
Kon :
“ Bagus kalau begitu, tapi kenapa saudara lebih banyak bekerja ketimbang
melanjutkan perkuliahan sedangkan ini adalah proses akhir ?”
Klien : “ Saya merasa membutuhkan perekonomian mas, orang tua saya bisa
di katakan berpenghasilan pas-pasan sehingga saya mempunyai banyak kebutuhan !!”.
Kon :
“lalu setelah bekerja, apakah kebutuhan anda sedikit terbantu ? ”.
Klien : “iya setelah saya bekerja, kebutuhan saya sehari-hari sudah
cukup terbantu. ”
Kon :
“setelah kebutuhan sehari-hari lumayan cukup terpenuhi, apa yang akan anda
lakukan ?”
Klien : “saya ingin melanjutkan
proses perkuliahan akan tetapi saya juga ngga mau ketika harus meninggalkan
pekerjaan ini.”
Kon :
“owh seperti itu rupanya”
Klien : “iya dan saya sekarang merasa bingung kiranya apa yang harus
saya lakukan agar pekerjaan saya dan perkuliahan saya tidak terganggu.”
Kon :
“tapi ketika anda ingin semuanya tidak terganggu, bukankah itu tidak mungkin
karna jam anda bekerja dan jam anda kuliah itu adalah sama ?”
Klien : “iya mas makanya keputusan mana yang harus saya ambil?”
Kon :
“nampaknya permasalahan anda lumayan cukup rumit, dan saya turut merasakan akan
hal ini.”
Klien : “iya mas, terimakasih.”
Kon :
“ketika anda harus mengambil keputusan yaitu kehilangan salah satu dari
keduanya apakah andan siap ?”
Klien : “iya sebisa mungkin saya akan memilih 1 diantara kedua pilihan
tersebut”
Kon :
“iya bagus, soalnya jika tidak memilih salah satu dari keduanya, nanti akan
tetap seperti ini, lalu untuk sekarang dan kedepannya dari kedua hal itu mana
yang lebih berguna menurut anda ? pekerjaan kah ? atau perkuliahan dan mendapat
gelar dan kemudian bekerja ?”
Klien : “jika yang saya pikirkan yang paling penting untuk saat ini dan
kedepannya adalah gelar kemudian bekerja.”
Kon :
iya bagus, itu apalah pilihan yang tepat. Kemudian bagai mana cara mendapatkan
gelar tersebut ”
Klien : “ya dengan cara saya menyelsaikan perkuliahan dan menyelsaikan
proses akhir”
Kon :
“jadi menurut anda jalan keluar dari permasalahan ini bagaimana ?”
Klien : “jalan keluar nya adalah saya harus menyelsaikan perkuliahan dan
kemudian setelah saya lulus perkuliahan saya fokus ke pekerjaan saya.”
Kon :
iya itu adalah keputusan yang bagus dan sangat bijak. Sekarang apakah anda bisa
menjalankan keputusan itu dan setelah anda fokus ke perkuliahan, anda harus
berhenti bekerja untuk sementara dan setelah lulus anda bekerja lagi dan sudah
mendapatkan gelar.”
Klien : “iya mas saya akan mengambil jalan keluar itu dan saya akan
fokus ke perkuliahan. Karna di zaman sekarang ketika orang yang memiliki gelar
atau jabatan akan lebih di hormati ketimbang orang yang biasa-biasa saja.”
Kon :
“iya tentu saja. Semoga dengan keputusan yang anda ambil itu adalah jalan yang
terbaik untuk anda”
Klien : “iya mas Aamiin, sepertinya begitu. Ini adalah jalan yang
terbaik untuk saya. Termikasih atas solusinya mas. Assalamualaikum”
Kon :
“iya sama-sama mas. Waalaikumssalam”
No comments:
Post a Comment