Wednesday, December 30, 2015

IDENTITAS DIRI

PERMASALAHAN GAYA HIDUP DALAM IDENTITAS DIRI






A.    LANDASAN TEORI
            Gaya hidup seseorang itu telah terbentuk antara umur tiga sampai lima tahun, dan selanjutnya segala pengalaman dihadapi serta diasimilasikan sesuai gaya hidup yang khas itu. Setelah gaya hidupnya ini terbentuk praktis dan tidak dapat di ubah lagi, mungkin setiap orang memiliki gaya hidup yang berbeda-beda.
            Menurut Adler gaya hidup itu di tentukan oleh inferioritas yang khusus; jadi gaya hidup itu adalah kompensasi terhadap kekurang sempurnaan tertentu. Teori Adler tentang gaya hidup sebagai dasar tingkah laku ini akhirnya tidak dapat memuaskan dirinya sendiri. Karna hal ini di pandangnya terlalu sederhana dan terlalu mekanistis, karna itu dicarinya pengertian yang lebih memadai, dan hingga akhirnya hal ini dikemukakannya diri yang kreatif.
            Diri yang kreatif adalah penggerak utama, pegangan filsafat, sebab pertama bagi semua tingkah laku. Diri kreatif inilah yang memberi arti kepada hidup, yang menetapkan tujuan serta membuat alat untuk mencapainya.[1]










B.     Laporan Hasil Observasi atau Wawancara
Laporan hasil wawancara meliputi beberapa aspek dalam melaksanakan kegiatan, diantaranya adalah :
1.      Pelaksanaan
Nama Konselor            : Imam Imanuddin
Alamat                          : 
Nama Klien                 : R
Alamat                           : 
Hari  dan Tanggal        : 
Tempat                          : 
2.      Hasil pelaksanaan observasi dan wawancara
Hasil yang bisa di dapatkan dari observasi dan wawancara  ini adalah klien bisa menemukan jalan keluar atas permasalahan yang dialami oleh klien, dan menurut klien itu adalah jalan terbaik atas permasalahan yang dialami nya.
Dan klien mencoba menjadi yang terbaik dan merubah kebiasaan buruknya a

3.      Kesimpulan
Kesimpulan yang bisa di ambil dari observasi dan wawancara adalah bahwasannya gaya hidup yang dimiliki setiap manusia adalah bertujuan ingin menjadi lebih baik, lebih pantas, dan indah dilihat orang lain.

Akan tetapi karna keingin tahuan yang sangat besar membuat manusia melakukan hal apa aja supaya keingin tahuan itu bisa tercapai .






DAFTAR PUSTAKA

Suryabrata Sumardipsikologi kepribadian,  Rajawali pres, Jakarta, 2013



[1]Sumardi Suryabrata,  psikologi kepribadian,  Rajawali pres, Jakarta, 2013, hal 190-191

No comments:

Post a Comment