STUDI KASUS KESEPIAN LANSIA
DI KERTANEGARA PURBALINGGA
Searah dengan pertumbuhan usia, lanjut
usia mengalami penurunan baik dari segi fisik maupun segi mental. Menurunnya
derajat kesehatan dan kemampuan fisik akan mengakibatkan lanjut usia secara
perlahan menarik diri dari hubungan dengan masyarakat sekitar, yang hal itu
dapat menyebabkan interaksi sosial. Kondisi lanjut usia yang mengalami berbagai
kemunduran dan penurunan baik fungsi biologis maupun psikis dapat mempengaruhi
mobilitas dan juga kontak sosial, salah satunya adalah rasa kesepian. Lansia
yang mengalami kesepian seringkli merasa jenuh dan bosan dengan hidupnya,
sehingga dirinya berharap agar kematian segera datang menjemputnya. Hal itu,
karena dirinya tidak ingin menyusahkan kelurga dan orang-orang disekitarnya.
Fenomena kesepian lanjut usia yang
merupakan masalah psikologis dapat di lihat dari
a.
sudah
berkurangnya kegiatan dalam mengasuh anak.
b.
Berkurangnya
teman atau relasi
c.
Meninggalnya
pasangan hidup
d.
Ditinggal
anak-anak karena menempuh pendidikan
e.
Anak-anak
yang telah dewasa dan membentuk keluarganya sendiri
Lansia yang mengalami kesepian biasanya
melakukan kegiatan-kegitan, baik yang melibatkan fisik maupun hubungan sosial
yang bertujuan untuk menghilangkan kesepiannya. Atau paling tidak dapat
mengurangi kesepian.
Penelitian ini, berisi tentang gambaran
umum lansia yang mengalami kesepian. Dalam penelitian ini, metode pengumpulan
data dengan melakukan wawancara secara mendalam terhadap subjek penelitian.
Identitas Lansia
Nama :
NR (samaran)
Umur :
80 tahun
Pekerjaan : Sewa KOS
Alamat :
Karang Anjing Purwokerto Utara
NR adalah lansia yang mengalami kesepian
emosional dan situasional. Yang melatar belakangi kesepiannya adalah:
a.
Suami
meninggal dunia sekitar 10 tahun yang lalu
b.
Anak-anak
yg sudah dewas yg mempunyai keluarga
Dilihat dari latar belakang dari
kesepian NR, sebenarnya faktor kesepian ini muncul karena:
a.
Merasa
tidak adanya figur kasih sayang diterima seperti dari suami, anak, dan cucu.
b.
Sikap
menantu yang kurang baik
c.
Mengalami
perubahan situasi, yaitu ditinggal meninggal oleh pasangan hidup (suami/istri)
dan hidup sendirian karena anaknya tidak tinggal dirumah.
Untuk mengatasi kesepian yang dialami
oleh NR, strategi yang digunakan yaitu dengan pendekatan spiritual, atau
mendekatkan diri kepada Allah SWT. Misalnya mengikuti pengajian yang
diselenggarakan lingkungan sekitar setiap hari jum’at dan minggu. Mengikuti
aktivitas-aktivitas atau acara-acara yang di adakan oleh lingkunagn sekitar
untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar, yaitu dengan mengikuti arisan
ibu-ibu sekitar, dan mengikuti komunitas lansia yang di adakan kompleks sekitar
dengan dibagikannya obat-obatan untuk lansia.
No comments:
Post a Comment