Wednesday, December 30, 2015

studi kasus lansia

STUDI KASUS KESEPIAN LANSIA
 DI KERTANEGARA PURBALINGGA


Searah dengan pertumbuhan usia, lanjut usia mengalami penurunan baik dari segi fisik maupun segi mental. Menurunnya derajat kesehatan dan kemampuan fisik akan mengakibatkan lanjut usia secara perlahan menarik diri dari hubungan dengan masyarakat sekitar, yang hal itu dapat menyebabkan interaksi sosial. Kondisi lanjut usia yang mengalami berbagai kemunduran dan penurunan baik fungsi biologis maupun psikis dapat mempengaruhi mobilitas dan juga kontak sosial, salah satunya adalah rasa kesepian. Lansia yang mengalami kesepian seringkli merasa jenuh dan bosan dengan hidupnya, sehingga dirinya berharap agar kematian segera datang menjemputnya. Hal itu, karena dirinya tidak ingin menyusahkan kelurga dan orang-orang disekitarnya.
Fenomena kesepian lanjut usia yang merupakan masalah psikologis dapat di lihat dari
a.       sudah berkurangnya kegiatan dalam mengasuh anak.
b.      Berkurangnya teman atau relasi
c.       Meninggalnya pasangan hidup
d.      Ditinggal anak-anak karena menempuh pendidikan
e.       Anak-anak yang telah dewasa dan membentuk keluarganya sendiri
Lansia yang mengalami kesepian biasanya melakukan kegiatan-kegitan, baik yang melibatkan fisik maupun hubungan sosial yang bertujuan untuk menghilangkan kesepiannya. Atau paling tidak dapat mengurangi kesepian.
Penelitian ini, berisi tentang gambaran umum lansia yang mengalami kesepian. Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara secara mendalam terhadap subjek penelitian.
Identitas Lansia
Nama               : NR (samaran)
Umur               : 80  tahun
Pekerjaan         : Sewa KOS
Alamat            : Karang Anjing Purwokerto Utara
NR adalah lansia yang mengalami kesepian emosional dan situasional. Yang melatar belakangi kesepiannya adalah:
a.       Suami meninggal dunia sekitar 10 tahun yang lalu
b.      Anak-anak yg sudah dewas yg mempunyai keluarga
Dilihat dari latar belakang dari kesepian NR, sebenarnya faktor kesepian ini muncul karena:
a.       Merasa tidak adanya figur kasih sayang diterima seperti dari suami, anak, dan cucu.
b.      Sikap menantu yang kurang baik
c.       Mengalami perubahan situasi, yaitu ditinggal meninggal oleh pasangan hidup (suami/istri) dan hidup sendirian karena anaknya tidak tinggal dirumah.

Untuk mengatasi kesepian yang dialami oleh NR, strategi yang digunakan yaitu dengan pendekatan spiritual, atau mendekatkan diri kepada Allah SWT. Misalnya mengikuti pengajian yang diselenggarakan lingkungan sekitar setiap hari jum’at dan minggu. Mengikuti aktivitas-aktivitas atau acara-acara yang di adakan oleh lingkunagn sekitar untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar, yaitu dengan mengikuti arisan ibu-ibu sekitar, dan mengikuti komunitas lansia yang di adakan kompleks sekitar dengan dibagikannya obat-obatan untuk lansia.

No comments:

Post a Comment